• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Merumuskan Kembali Visi ASEAN Pasca 2025

by Redaksi Asiatoday
August 4, 2023
in Forum
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Merumuskan Kembali Visi ASEAN Pasca 2025

Pertemuan Working Group for ASEAN Economic Community Post-2025 Vision (WG Post-2025) di Senggigi, Lombok pada Sabtu (29/7). Dok Ekon

ASIATODAY.ID, LOMBOK – Menyongsong akhir implementasi Cetak Biru Masyarakat Ekonomi ASEAN 2025, para pejabat ASEAN yang tergabung dalam Working Group for ASEAN Economic Community Post-2025 Vision (WG Post-2025) kembali bertemu di Senggigi, Lombok pada Sabtu (29/7).

Pertemuan yang dipimpin oleh Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional dan Sub Regional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Netty Muharni itu bertujuan menyusun visi ASEAN pasca 2025 khusus pilar ekonomi. Dalam pertemuan ini turut hadir perwakilan dari Timor Leste sebagai anggota termuda ASEAN yang menjadi observer.

“Selamat datang di Lombok. Kita memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya kelompok kerja ini dalam mendukung HLTF-EI dalam menyusun ASEAN Post 2025 Vision. Kita akan bahas lebih lanjut mengenai strategi dalam mengembangkan AEC Post-2025 Vision,” tutur Asdep Netty.

RelatedPosts

Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies

Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

Lebih jauh disampaikan bahwa Visi ASEAN Pasca-2025 secara lebih luas saat ini sedang disusun dan dikembangkan oleh High Level Task Force on ASEAN Community Vision (HLTF-ACV). Terdapat lima agenda penting dibahas oleh WG ini yaitu pertama tentang Rencana Kerja dari WG dalam penyusunan visi.

“Perlu ada keseimbangan antara waktu dan sumber daya dalam melaksanakan tugas ini untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan target. Perlu penyesuaian rencana kerja yang telah disusun sebelumnya untuk memastikan bahwa visi ini akan dapat disepakati pada 2025,” ungkap Asdep Netty.

Kedua, menjaring masukan melalui survei. Untuk memastikan visi ASEAN menggambarkan kebutuhan dan inklusivitas, maka proses pelaksanaan survei harus partisipatif dan inklusif dengan menjangkau seluruh pemangku kepentingan yang lebih luas, mulai dari badan sektoral, akademisi dan masyarakat umum. Kuesioner yang digunakan dalam survei akan diterjemahkan ke dalam bahasa nasional masing-masing negara anggota ASEAN dan disesuaikan dengan situasi terkini.

Ketiga, diskusi terfokus dengan sektor terkait. Pelaksanaan diskusi ini akan membahas topik-topik khusus yang disesuaikan berdasarkan pemangku kepentingan sehingga hasilnya akan lebih mendalam. Target utama dalam diskusi ini adalah pelaku usaha, akademisi, lembaga internasional, dan juga masyarakat umum. Diharapkan juga pada masing-masing negara anggota ASEAN melaksanakan diskusi secara nasional.

Keempat, pelaksanaan studi ASEAN Pasca-2025 yang dilakukan secara tematik dengan menilai isu-isu megatren dan bidang-bidang potensial baru yang perlu dimasukkan di bawah pilar ekonomi. Hasil studi ini juga diharapkan memberikan rekomendasi peningkatan efektivitas proses dalam pengembangan visi ASEAN pasca 2025.

Kelima, mekanisme koordinasi di pilar Ekonomi khususnya terkait penyederhanaan proses dalam mendukung penyusunan Visi MEA Pasca-2025.

Agenda lain yang turut di bahas adalah persiapan pertemuan interface antara The High-Level Task Force on ASEAN Economic Integration dan The High-Level Task Force on ASEAN Community Post 2025 Vision (HLTF-ACV). Pertemuan interface ini akan fokus pada mekanisme koordinasi dalam mendukung penyusunan Visi ASEAN Pasca 2025 dari ketiga pilar.

Pertemuan Working Group for the ASEAN Economic Community Post-2025 selanjutnya akan dilaksanakan di Vientianne, Laos pada 23-24 Februari 2024.

Indonesia Dorong Visi ASEAN 2045 yang Visioner, Konkret, Seimbang, dan Mudah Dipahami

Visi ASEAN Pasca-2025 menjadi dokumen penting yang akan menjadi panduan kerja sama ASEAN selama 20 tahun ke depan sebagaimana dimandatkan oleh Kepala Negara dalam KTT ASEAN ke-42 bulan Mei 2023 yang lalu. HLTF on ASEAN Community Vision (HLTF ACV) menjadi unit khusus yang diberi tugas menyusun Visi ASEAN Pasca 2025. Sementara itu, HLTF on ASEAN Economic Integration (HLTF-EI) diberikan mandat untuk mendukung penyusunan substansi visi bidang ekonomi.

Merumuskan Kembali Visi ASEAN Pasca 2025 1
Pertemuan interface antara HLTF-ACV dan HLTF-EI. Dok Ekon

Dalam rangka koordinasi dan kolaborasi, maka pada Senin (31/7) dilaksanakan pertemuan interface antara HLTF-ACV dan HLTF-EI.  Pertemuan ini dipimpin secara bersama oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi sebagai Ketua HLTF-EI, dan Duta Besar Dian Triansyah (Indonesia) serta Duta Besar Dato’ Zainuddin Yahya (Malaysia) sebagai Ketua Bersama HLTF-ACV.  Agenda pertemuan difokuskan pada dua hal yaitu rencana kerja penyusunan Visi ASEAN Pasca 2025 dan perkembangan penyusunan visi pada pilar ekonomi.

“Pertemuan interface ini adalah yang pertama, tetapi tentu bukan yang terakhir. Karena saya yakin kita akan bekerja sama lebih erat menuju pengesahan Visi ASEAN 2045 dan dokumen pendampingnya pada pilar ekonomi,” ucap Deputi Edi.

Lebih jauh, Deputi Edi mengingatkan bahwa 20 tahun adalah jangka waktu yang panjang untuk melakukan proyeksi ekonomi.  Perlu dilakukan diagnosa kondisi dalam jangka waktu 1 tahun dan 5 tahun untuk melihat perubahan rencana pembangunan ekonomi. Dalam kondisi ekonomi global yang sangat dinamis, penyusunan visi jangka panjang ini menjadi sangat penting.

“Oleh karena itu, visi ASEAN harus visioner dan konkret, seimbang antara ambisi dan pragmatisme.  Yang paling penting, visi tersebut haruslah sesuatu yang dapat dengan mudah dipahami masyarakat,” ungkap Deputi Edi.

Untuk menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan ASEAN pasca 2025, perlu melihat jauh ke depan untuk mencapai kawasan yang tangkas, tangguh, dan terhubung terlepas dari kondisi ketidakpasitan yang terus meningkat. Terdapat tiga bidang yang menjadi perhatian yaitu memperdalam integrasi ekonomi regional melalui konektivitas, mempersempit kesenjangan Pembangunan, dan merampingkan mekanisme MEA agar lebih efisiensi dan efektif.

“Untuk mencapai tujuan ini, ASEAN perlu dilengkapi dengan struktur, proses, dan mekanisme yang tanggap dan adaptif terhadap berbagai perubahan yang berlangsung sangat cepat. Koordinasi antar pilar, yaitu politik, ekonomi, dan sosial budaya, menjadi kelemahan tersendiri dalam proses penyusunan Visi ASEAN Pasca 2025.  Untuk itu, perlu dicari mekanisme yang efektif untuk menangani masalah lintas pilar dan lintas sektor,” tutup Deputi Edi. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: AseanVisi ASEAN
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.