• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Saatnya ASEAN Bersatu Hadapi Konflik Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
September 5, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Saatnya ASEAN Bersatu Hadapi Konflik Laut China Selatan

Komunitas ASEAN. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) harus menyatukan sikap dalam menghadapi berbagai tantangan regional maupun global yang dapat mengganggu stabilitas kawasan.

Direktur Eksekutif Foundation for East Sea Studies Ha Anh Tuan menekankan hal itu saat diskusi mengenai “Hubungan China, ASEAN di masa depan” secara virtual di Jakarta, Jumat.

“ASEAN harus bersatu dalam menghadapi tantangan regional maupun global. Karena itu dalam menjalin suatu hubungan dengan negara di luar kawasan harus mempunyai aturan dalam hal kerja sama ekonomi, politik, maupun lainnya,” ujarnya.

RelatedPosts

Indonesia Wins Partial WTO Battle Against EU Fatty Acid Tariffs, Defends Export Access

Indonesia and Viet Nam Forge New Strategic Roadmap to Deepen ASEAN Partnership

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

Menurut dia, dengan mempunyai sikap yang sama atau satu kesatuan suara, ASEAN memiliki kekuatan untuk mengatasi berbagai tantangan regional maupun global.

“Dengan sentralitas ASEAN, kita dapat membangun kesatuan ASEAN,” kata dia.

Ia mengatakan masih ada perbedaan sikap dan posisi diantara negara-negara anggota ASEAN dalam beberapa isu tertentu, misalnya dalam menilai masalah Laut China Selatan.

“Karena itu tiap negara anggota ASEAN harus menyeimbangkan kepentingan nasional dengan kepentingan kelompok atau ASEAN. Kita tidak seharusnya membenturkan kepentingan nasional dengan kepentingan ASEAN sebagai sebuah organisasi di kawasan,” kata dia.

Selain itu, ia mengatakan China dan ASEAN saat ini adalah mitra global yang sedang sama-sama tumbuh.

“Hubungan China dan ASEAN itu penting dan seperti hubungan kakak dan adik, di mana terkadang mempunyai masalah. Jadi hubungan kakak dan adik ini harus paham bagaimana menemukan kepentingan bersama dalam mengatasi sebuah tantangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Institut Hubungan Internasional Kamboja (International Relations Institute of Cambodia/IRIC) Kin Phea mengatakan kesatuan ASEAN dibutuhkan agar posisi perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara itu lebih kuat dalam menghadapi persaingan dua kekuatan besar seperti AS dan China.

“Dalam menghadapi dua kekuatan besar seperti AS dan China, ASEAN tidak boleh memihak ke AS atau China di tengah persaingan kedua negara adidaya itu,” ujar Kin Phea.

“Terkait hubungan China dan ASEAN, dalam situasi ini kita harus seimbang dalam membicarakan isu-isu sensitif meskipun hal itu sulit untuk mencapai kesepakatan, tetapi kita harus bernegosiasi dalam membicarakan isu-isu sensitif,” lanjutnya. (Ant)

Tags: AseanLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Wins Partial WTO Battle Against EU Fatty Acid Tariffs, Defends Export Access
  • Global Investors Eye Central Java as Asia’s New Industrial Frontier
  • Tencent Cloud Accelerates AI Adoption in Indonesia
  • Jakarta Targets China’s Premium Travelers in Global Tourism Push
  • Indonesia and Viet Nam Forge New Strategic Roadmap to Deepen ASEAN Partnership
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.