• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Toraja International Festival 2019, Lebih Atraktif dan Penuh Warna

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2020
in Event
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Toraja International Festival 2019, Lebih Atraktif dan Penuh Warna

Budaya Toraja siap ditampil di ajang Toraja International Festival 2019. Foto : Kemenpar

ASIATODAY.ID, TORAJA – Event Pariwisata bertajuk “Toraja International Festival 2019” akan digelar mulai 19 Juli sampai 21 Juli 2019 mendatang di Desa Ketekesu, Rantepao, Toraja, Sulawesi Selatan dipastikan akan semarak. Sejumlah penampil mancanegara siap tampil diantaranya Nita Aartsen Latin Quartet yang merupakan kolaborasi dari Brasil-Amerika-Indonesia. Ada juga atraksi Jeonju Gi-jeop Nori dari Korea, Bharatanatyam Dance (India), juga penampilan DJ Kamau (USA).

Toraja International Festival 2019 juga diwarnai sejumlah kolaborasi internasional, seperti Violin, Flute & Tabla Trio feats Kamau Abayomi, dan Turiolo Ensemble feats and Rodrigo Pareja and Nevan Suntareja.

Selain performer mancanegara yang hadir, sejumlah daerah di nusantara akan menampilkan kesenian terbaiknya, seperti Sundanese Tarompet Ensemble feats Yoyon Darsono asal Bandung, Jawa Barat, dan Hip Hop Kupang asal Nusa Tenggara Timur.

RelatedPosts

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Indonesia Targets Strategic Global Partnership Role at Salone del Mobile Milan 2026

Shaucha Fest Vol. 1 2026 Held in Surabaya

Menurut Staf Khusus Menpar Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono, Toraja International Festival 2019 akan kaya warna dan akan menjadi perpaduan antara budaya tradisional Toraja dengan budaya nasional bahkan mancanegara.

“Toraja International Festival wajib ditunggu. Karena, event ini menjadi ajang tampilnya budaya Toraja, nasional, hingga internasional. Semua akan mendapatkan kesempatan untuk memukau wisatawan dengan kekayaan dan ciri khas masing-masing. Dan ini yang membuat festival menjadi keren,” papar Don yang juga Tim Kurator Coe 2019 Kemenpar dalam keterangan pers, Kamis (18/7/2019).

Sementara Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuty, mengatakan salah satu atraksi yang harus ditunggu adalah penampilan Tari Paduppa. Tarian ini akan dibawakan oleh 12 penari dari 12 negara. Mereka adalah penerima Indonesian Arts and Culture Scholarship.

“Ke-12 peserta itu belajar Budaya dan Kesenian Sulawesi Selatan selama 3 bulan di Kazaki Art School, yang dipercaya oleh Kementrian Luar Negeri sebagai fasilitator untuk wilayah Makassar Sulawesi Selatan,” papar Esthy.

Ke-12 penari internasional itu adalah Asya Mammadli asal Azerbaijan, Tchibozo Fifonsi Malvina Stevie (Benin), Ratu Paula Masara (Fiji), Devi Aprisanti Ritonga (Indonesia), Haruna Ono (Jepang), Soukaina Karroum (Marocco), Nurul Atirah binti Zainal Abidin (Malaysia), Jessrel Escaran Gilbuena (Filipina), lonut Cristian Cazacu (Romania), Popova Olga (Russia), Mari May (Solomon Islands), Alberto Trijueque (Spanyol).

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Muh. Ricky Fauziyani, mengatakan di Toraja International Festival wisatawan tidak hanya mendapatkan atraksi budaya.

“Toraja dikenal sebagai daerah yang memiliki alam yang keren. Banyak spot dan destinasi yang bisa dikunjungi. Sayang sekali kalau dilewatkan. Karena yang mereka miliki tidak ada di daerah lain. Sangat khas,” paparnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengatakan Toraja termasuk daerah di Indonesia yang masih menjaga kebudayaan dengan sangat baik. Tidak tergerus dengan kemajuan jaman.

“Toraja bisa terus melestarikan nilai-nilai budaya yang dimilikinya. Mereka tidak terganggu dengan modernisasi. Justru, Toraja memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mempromosikan kekayaan budaya itu. Dan hal menjadi nilai lebih. Ingat budaya semakin dilestarikan akan semakin menjual, semakin bernilai,” papar mantan Dirut PT Telkom itu. (Lis/AT Network)

Tags: Asia TravelCulture IndonesiaKemenparToraja International Festival 2019Travel AsiaTravel IndonesiaWisata TorajaWorld Travel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.