• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

Diakui UNESCO, Keris Indonesia harus Dilestarikan Sebagai Warisan Budaya

by Redaksi Asiatoday
August 5, 2020
in CULTURE
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Diakui UNESCO, Keris Indonesia harus Dilestarikan Sebagai Warisan Budaya

Fadli Zon dan koleksi Kerisnya. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ketua Umum Serikat Perkerisan Nasional Indonesia (SNKI) Fadli Zon merespons tindakan sekelompok orang di Indonesia yang menghancurkan benda bernilai budaya, Keris.

Aksi penghancuran benda pusaka tradisional itu terekam dalam sebuah video dan telah viral di jagad Twitter.

“Saya tentu sangat prihatin kenapa orang tidak melihat Keris ini sebagai benda budaya luar biasa yang diakui dunia,” kata Fadli, Selasa (4/8/2020).

RelatedPosts

Lunar New Year Meets Betawi Roots: Cultural Fusion Lights Up Jakarta’s Heart

New Agreement Boosts Saudi-China Academic and Cultural Dialogue

Indonesia’s Minister of Culture Condemns Nickel Mining in Raja Ampat

Menurut Fadli, tindakan penghancuran itu terjadi karena banyak kesalahpahaman orang dalam memandang Keris.

Anggota DPR RI ini menduga, kejadian ini disebabkan oleh kurangnya literasi dan informasi serta keterbatasan pengetahuan tentang benda budaya ini.

Fadli Zon menjelaskan, Keris adalah benda budaya yang sudah diakui oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB UNESCO.

Badan internasional ini bahkan menetapkan Keris sebagai intangible heritage of hummanity. Banyak juga kolektor keris dari pelbagai negara.

Fadli menerangkan, pemaknaan terhadap Keris bisa dari berbagai sisi. Ada yang melihatnya sebagai benda budaya, ada pula yang memaknainya dari sisi benda bertuah.

“Itu tergantung orangnya masing-masing, tapi jangan kemudian Kerisnya diperlakukan seperti itu. Masyarakat kita ini kan seringkali salah paham,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Fadli mengakui memang ada praktik penggunaan Keris dalam perdukunan yang dianggap menyimpang. Ia pun tak menampik ada orang-orang yang tertipu oleh praktik tersebut.

Namun, ia mengingatkan bukan Keris yang harus disalahkan dan dihancurkan karena hal tersebut. Masyarakatlah yang harus membekali dirinya dengan pengetahuan ihwal Keris dan Kebudayaan.

“Mungkin banyak juga orang yang mungkin tertipu, tapi bukan Kerisnya, itu karena orangnya. Dia harus melengkapi diri dengan pengetahuan dan literasi,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Fadli Zon LibraryKeris IndonesiaUNESCO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.