• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Diplomat Corner

Ekspor Indonesia ke AS Terus Meningkat, Target Perdagangan US$60 Miliar pada 2024

by Redaksi Asiatoday
August 6, 2022
in Diplomat Corner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ekspor Indonesia ke AS Terus Meningkat, Target Perdagangan US$60 Miliar pada 2024

Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS), Rosan Perkasa Roeslani. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS), Rosan Perkasa Roeslani optimistis volume dan nilai perdagangan serta investasi antara Indonesia dan AS terus meningkat kendati pandemi Covid-19 belum tuntas dan juga lantaran perang Rusia-Ukraina.

“Perdagangan Indonesia-AS terus naik signifikan. Nilai ekspor Indonesia pada 2020-2021 misalnya naik 36 persen atau sekitar US$37 miliar. Nilai investasi AS juga naik 74 persen atau setara US$2,5miliar,” kata Rosan dalam perbincangan melalui Instagram bersama Gali Johannes, Sabtu (6/8/2021).

Rosan juga mencatat surplus perdagangan Indonesia-AS mencapai US$14,5 miliar. Nilai perdagangan terus naik dan pada tahun 2022 ini dari Januari hingga Mei ekspor Indonesia ke AS naik 31 persen. Sementara investasi tumbuh sekitar 20 persen.

RelatedPosts

Ramadan in Kuwait Under the Shadow of the Iran-Israel War

Indonesian Embassy in Riyadh Issues 7 Urgent Directives for Citizens in Saudi Arabia

Russia Distances Itself as Indonesia Joins Board of Peace

“AS menjadi negara terbesar kedua partner dagang kita. Surplus dagang kita dengan AS memang bukan yang terbesar tetapi yang terbaik,” ujar Rosan.

Melihat tren pertumbuhan perdagangan dan investasi ini, Rosan optimis target perdagangan Indonesia dan AS sebesar US$60 miliar pada 2024 bisa tercapai.

“Ini target yang ambisius tapi melihat tren kenaikan, saya optimistis tercapai dan ini  memberikan azas manfaat bagi Indonesia,” ujarnya.

Menurut Rosan, komoditas ekspor Indonesia tertinggi ke AS adalah elektronik, minyak nabati, pakaian, alas kaki, karet dan perhiasan.

Sementara investasi AS di Indonesia yang paling besar di sektor ekonomi digital, energi bersih, pertambangan dan makanan.

Ekspor Indonesia

Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia per Juni 2022 mencapai US$26,09 miliar atau naik 21,30 persen dibanding ekspor Mei 2022. China, India dan AS menjadi tiga negara tujuan ekspor Indonesia.

“Dibanding Juni 2021 nilai ekspor naik sebesar 40,68 persen,” kata Kepala BPS Margo Yuwono, baru-baru ini.

Menurut Margo, ekspor nonmigas Juni 2022 mencapai US$24,56 miliar, naik 22,71 persen dibanding Mei 2022, dan naik 41,89 persen dibanding ekspor nonmigas Juni 2021.

“Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Juni 2022 mencapai US$141,07 miliar atau naik 37,11 persen dibanding periode yang sama tahun 2021.

“Sementara ekspor nonmigas mencapai US$133,31 miliar atau naik 37,33 persen,” katanya.

BPS mencatat, peningkatan terbesar ekspor nonmigas Juni 2022 terhadap Mei 2022 terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$2.538,9 juta (300,66 persen). Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada besi dan baja sebesar US$491,7 juta (18,02 persen).

Berdasarkan sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–Juni 2022 naik 25,82 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Demikian juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 13,19 persen dan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 107,19 persen.

Sedangkan ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$5,08 miliar dan US$1,68 miliar.

Untuk daerah atau provinsi asal yang menyumbang ekspor terbesar pada Januari–Juni 2022 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$19,23 miliar (13,64 persen). Diikuti Kalimantan Timur US$16,06 miliar (11,39 persen) dan Jawa Timur US$12,87 miliar (9,12 persen). (ATN)

Tags: Ekspor IndonesiaIndonesia-Amerika Serikat (AS)Rosan Roeslani
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.