• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

Jejak Terakhir Kekhalifahan Abbasiyah Ditemukan di Makam Kerabat Nabi

by Redaksi Asiatoday
June 27, 2020
in CULTURE
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jejak Terakhir Kekhalifahan Abbasiyah Ditemukan di Makam Kerabat Nabi

Artefak Peninggalan Kekhalifahan Abbasiyah. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Puluhan artefak yang menjadi jejak terakhir dari era kekhalifahan Abbasiyah ditemukan selama pekerjaan konstruksi untuk sebuah parkir mobil di kota suci Mekkah di Arab Saudi.

Temuan ini memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata negeri itu. 24 artefak berukir yang membentuk batu nisan, salah satunya berasal dari tahun 1257, ditemukan di pemakaman kota Al-Mu`alla.

Setelah penemuan itu, barang-barang tersebut diserahkan kepada Kementerian Pariwisata Kerajaan, sebuah badan pemerintah yang baru-baru ini ditingkatkan dari status komisi beberapa bulan setelah Arab Saudi mengeluarkan visa turis untuk pertama kalinya.

RelatedPosts

Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs

US Returns Ancient Indonesian Buddhist Statues After Decades, Marking Historic Cultural Repatriation

Indonesia and India Join Forces to Preserve UNESCO World Heritage Prambanan Temple

Pemakaman Al-Mu`alla adalah tempat peristirahatan sejumlah kerabat Nabi Muhammad (saw). Ini juga tempat artefak telah ditemukan selama pekerjaan konstruksi sebelumnya. Batu nisan lainnya ditemukan di dekat kuburan Desember lalu.

Penemuan ini tidak terlalu mengejutkan, mengingat bahwa kuburan, seperti padanannya yang terkenal di Madinah, Jannat Al-Baqi, dulu memiliki susunan kubah dan struktur yang dibangun di atas kuburan. Semua ini dihancurkan oleh otoritas Saudi pada tahun 1925, setelah penaklukan mereka atas Mekkah dan wilayah Hijaz.

Pembongkaran makam dan bangunan adalah masalah kontroversial di dunia Muslim. Banyak yang menuduh Saudi dan penafsiran puritan mereka tentang Islam Sunni – yang disebut “Wahhabisme” – menghancurkan warisan Islam. Namun, para ulama telah membela penghancuran atas dasar bahwa struktur seperti itu tidak Islami dan dilarang oleh Nabi.

Akuisisi artefak oleh Kementerian Pariwisata dimaksudkan untuk mendorong industri pariwisata Arab Saudi, yang menjadi fokus Kerajaan saat berusaha memulihkan diri dari kemerosotan ekonomi selama krisis coronavirus.

Mereka berencana untuk meluncurkan Dana Pengembangan Pariwisata senilai USD4 miliar dan telah mengumumkan rencana untuk skema “Musim Panas Saudi” untuk menarik wisatawan ke negara Teluk.

Tujuannya adalah untuk mendiversifikasi ekonomi Saudi dan mencapai tujuan Visi 2030-nya. (ATN)

Tags: Arab SaudiKhalifah Abbasiyah
No Result
View All Result

Terbaru

  • Masela LNG: Indonesia’s New Energy Powerhouse
  • Battery Race Redefines Global Economic Power
  • Indonesia–Azerbaijan Forge Industrial Bridge Linking Asia and Eurasia
  • Bangladesh Economy Faces Sharp Slowdown
  • Kana Cooperative Wins Two National Awards for Economic and Social Impact
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.